operating lease untuk pelaku bisnis
Business,  Financial

3 Macam Bisnis yang Cocok Gunakan Operating Lease

Operating lease adalah salah satu cara mendapatkan modal usaha berbentuk barang dari perusahaan pembiayaan seperti Dipo Star Finance. Dengan melakukan simulasi kredit Xpander, Colt Diesel, maupun Colt L300 terlebih dahulu, nasabah bisa memperoleh salah satu kendaaraan tersebut untuk kebutuhan bisnisnya. Menurut situs Fit Small Business, permodalan ini bisa menguntungkan perusahaan dalam hal mengembangkan bisnis sekaligus mengurangi biaya operasional perusahaan. Lalu, bisnis atau bidang usaha seperti apakah yang cocok menggunakan sistem pembiayaan seperti ini?

Temukan jawabannya dalam ulasan berikut, yuk!

  1. Bisnis yang perlu sering mengganti kendaraan operasional

Model bisnis pertama yang cocok gunakan operating lease adalah bisnis yang perlu sering mengganti kendaraan operasional. Contohnya bisa seperti bisnis pengangkutan atau pengiriman barang, yang mana akan memanfaatkan kendaraan secara maksimal.

Kendaraan yang terus-menerus digunakan untuk mengangkut beban ini berkemungkinan besar akan megalami penurunan performa dalam beberapa tahun awal penggunaannya. Akibatnya adalah penurunan performa keseluruhan bisnis. Oleh sebab itu, bisnis seperti ini cocok menggunakan kendaraan operasional sewaan daripada membelinya.

  1. Bisnis yang ingin mendapatkan keuntungan dari pengurangan pajak

Beberapa situs finansial menyatakan pembiayaan operating lease membuat penyewa tidak perlu memasukkan kendaraan sewaan ke dalam aset perusahaan, melainkan mencatatkannya sebagai biaya operasional. Artinya, pemilik usaha selaku penyewa dapat mengurangi nominal penghasilan yang terkena pajak. Hal ini juga merupakan satu dari 4 hal yang membedakan operating dan finance lease.

  1. Bisnis yang butuh perangkat lunak atau jenis aset lain yang cepat rusak

Menurut laman Fit Small Business, model bisnis ketiga yang cocok dengan skema operating lease adalah bisnis yang lebih membutuhkan perangkat lunak atau jenis aset lain dalam operasional perusahaannya. Misalnya adalah perusahaan yang bergerak dalam industri digital. Meskipun sebagian besar waktu dan produksi bisnisnya berlangsung dengan bantuan perangkat lunak, pekerja industri digital masih membutuhkan mobil untuk mobilisasi terkait pekerjaannya (contoh untuk bertemu klien).

Nah, daripada membeli mobil dengan harga penuh serta kewajiban untuk bayar pajak, bisnis seperti ini ada baiknya menyewa kendaraan dengan metodeoperating lease. Sebab, penyewa hanya perlu bayar uang sewa sekitar 75% dari total nilai kendaraan. Sudah begitu, jika kendaraan bernilai kurang dari Rp100 juta, penyewa terbebas mencatatkannya sebagai aset perusahaan.

Itulah dia beberapa contoh bisnis yang cocok menggunakan pembiayaan operating lease. Jika Anda tertarik, silakan kunjungi situs resmi Dipo Star Finance untuk informasi lebih lengkap terkait metode pembiayaan ini, ya. Semoga informasi di atas bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *