alergi kulit
Health and Beauty

Beberapa Jenis Alergi pada Kulit. Sudah Tahu?

Memiliki asuransi kesehatan individu memang sangat menguntungkan karena dapat digunakan kapan saja ketika sakit menyerang. Misalnya saja saat alergi tiba-tiba muncul karena suatu hal. Meski dianggap tidak terlalu berbahaya, namun menderita alergi tentu sangat merugikan penderitanya karena akan memunculkan rasa gatal berlebih pada kulit. Jika tidak ditangani dengan baik, maka gatal tersebut dapat memicu munculnya luka.

Nah, berbicara tentang alergi, ternyata terdapat beberapa jenis alergi yang biasanya menyerang kulit, di antaranya adalah sebagai berikut seperti yang dikutip dari Alodokter.

  1. Dermatitis Atopik (Eksim). Dermatitis atopik (eksim) merupakan salah satu jenis alergi pada kulit, yang ditandai dengan munculnya iritasi, rasa gatal, merah, dan kulit kering. Penyebab utama dari timbulnya alergi dermatitis atopik ini kerap dikaitkan dengan makanan, rhinitis alergi, asma, hingga faktor genetik. Biasanya, jika seseorang mengalami alergi ini, maka kulitnya akan melepuh dan timbul benjol kecil berisi cairan berwarna bening maupun kekuningan.
  2. Dermatitis Dishidrotik. Dermatitis dishidrotik atau disebut pula dengan “pompholyx” biasanya terjadi pada bagian kaki dan tangan. Gejala dari alergi ini yakni kulit terasa gatal dan nyeri lalu muncul kemerahan, kulit kering, hingga berkerak. Melansir Alodokter, kemunculan penyakit ini masih belum diketahui, namun kondisinya berhubungan erat dengan iklim yang panas maupun lembap.
  3. Dermatitis Kontak Alergi. Munculnya alergi ini disebabkan karena kulit bersentuhan langsung dengan alergen. Beberapa alergen tersebut seperti tanaman atau tumbuhan tertentu, parfum, logam, lateks, dan lainnya. Gejalanya yaitu timbul rasa gatal, bersisik, bengkak, hingga kemerahan pada kulit.
  4. Angioedema. Kondisi ini terjadi akibat adanya penimbunan cairan berlebih pada lapisan dalam kulit sehingga menimbulkan pembengkakan. Alergi ini biasanya terjadi pada jaringan lunak alat kelamin, tenggorokan, bibir, kelopak mata, hingga wajah. Terdapat dua jenis Angioedema, yakni akut dan kronis. Jika seseorang mengalami kondisi ‘akut’, maka alerginya hanya berlangsung selama beberapa menit atau jam saja dan penyebabnya adalah karena makanan ataupun penggunaan obat. Sedangkan, kondisi ‘kronis’ merupakan alergi kambuhan dan tidak diketahui pasti apa penyebabnya.

Selain alergi yang sudah disebutkan di atas, masih ada alergi lainnya yang juga kerap menyerang tubuh, misalnya:

  • Angioedema Herediter
  • Urtikaria atau Biduran

Semoga bermanfaat, ya! –SH–

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *