busi basah oli
Automotive

Busi Motor Sering Basah, Ini Penyebabnya

Meskipun ukuran komponen ini kecil, tetapi ia memiliki peran yang sangat penting untuk performa motor. Bahkan seandainya kamu sering melakukan ganti oli motor rutin sekali pun, ketika komponen ini rusak, maka mesin motormu tetap saja tidak bisa menyala. Itulah sebabnya, memerhatikan kondisi komponen mungil ini sangatlah penting.

Lalu bagaimana jika pada saat pengecekan, kamu menemukan bahwa busimu sering sekali basah? Apa itu artinya komponen ini sudah rusak dan harus diganti?

Ternyata tidak begitu, loh! Sebab, meskipun kamu melihat masalah terlihat ada pada busi kenyataannya bisa saja masalah yang sebenarnya ada di area mesin lainnya. Nah, untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa penyebab busi motor basah:

  • “Banjir” bensin

Dalam kondisi normal, pada saat mesin bekerja dan terjadi proses pembakaran, perbandingan antara udara dan bahan bakar yang masuk ke ruang pembakaran sesuai dengan kebutuhan. Namun terkadang karena adanya masalah pada sensor (untuk motor sistem injeksi) atau masalah lainnya, pasokan bensin atau udara berada dalam perbandingan yang salah. Akibatnya, pasokan bensin menjadi berlebih dan menyebabkan adanya deposit bahan bakar di area sekitar ruang bakar, termasuk busi.

  • Adanya rembesan air

Motor tiba-tiba mati dan tidak bisa lagi dinyalakan bisa terjadi akibat busi yang basah terkena air. Kondisi ini umum terjadi ketika motor baru saja dicuci dan adanya rembesan air yang mengenai area busi. Penyebab lain adalah ketika motor dikendarai dalam kondisi hujan dan terpaksa berkendara motor menerjang banjir. Untuk masalah ini tidak perlu khawatir, kamu bisa coba untuk mengeringkan busi hingga benar-benar kering dan kemudian memasangnya kembali ke tempat semula.

  • Bahan bakar tidak sesuai

Banyak orang yang menggunakan bahan bakar tidak sesuai dengan saran dari pabrikan yang tercantum dalam buku manual. Umumnya, mereka justru memilih bahan bakar dengan oktan yang lebih rendah karena faktor biaya. Apalagi untuk motor yang menjadi alat transportasi keseharian, perbedaan harga bensin akan sangat terasa. Namun, tahukah kamu bahwa hal ini sangat berisiko? Sebab timbal yang ada pada bahan bakar dengan oktan rendah bisa berisiko menyebabkan busi basah karena lembap, dan bisa mengganggu sistem pengapian.

  • Kualitas busi

Busi memiliki banyak jenis tergantung pada material yang digunakan. Tentunya, hal tersebut akan berpengaruh pada kualitas busi dan kekuatan percikan api yang dihasilkan. Menggunakan busi dengan kualitas lebih rendah dari yang dibutuhkan akan sangat memengaruhi performa mesin dan juga bisa menyebabkan adanya deposit pembakaran pada busi.

  • Kerusakan busi

Meskipun busi yang digunakan berkualitas bagus, komponen ini tetap saja memiliki usia pakai. Busi yang sudah lama digunakan akan mengalami kerusakan sehingga tidak lagi mampu mengeluarkan percikan api saat mesin dinyalakan. Akibatnya, bensin yang masuk ke ruang pembakaran tidak dapat diproses dan justru membasahi area ini. Untuk masalah ini, cara satu-satunya yang bisa dilakukan adalah menggantinya dengan yang baru.

Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *