Parenting

Gumoh Pada Bayi, Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Menjadi orangtua baru pasti merupakan hal yang sangat menyenangkan. Tentunya akan ada banyak hal baru yang membuat Anda menjadi semangat untuk menjalankan berbagai aktivitas seperti perawatan bayi setiap harinya. Namun, tidak jarang juga bila Anda mengalami hal yang membuat khawatir, contohnya saja bayi yang sering muntah atau pun biasa disebut dengan gumoh. Gumoh itu sendiri merupakan keluarnya cairan susu atau makanan yang baru saja ditelan olehnya. Gumoh terjadi karena cincin otot di dasar kerongkongan bayi belum berkembang dengan sempurna, sehingga tidak jarang bila makanan yang telah ditelannya akan kembali naik ke kerongkongan. Selain itu, ukuran lambung bayi yang masih cenderung sangat kecil juga dapat menjadi faktor terjadinya gumoh karena sulitnya lambung untuk menampung asupan susu yang dikonsumsinya.

 

Jika berbicara tentang gumoh, hal ini sebenarnya bukanlah hal yang dapat membahayakan si bayi karena gumoh merupakan hal yang sudah sangat umum terjadi. Meskipun begitu, alangkah baiknya bila Anda mengenali penyebab serta mencari tahu cara menanganinya untuk menghindari si bayi dari mengalami hal yang satu ini.

 

Penyebab Bayi Gumoh

Bayi yang gumoh biasanya disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah karena meminum ASI terlalu cepat. Ketika hal ini terjadi, ASI yang masuk ke dalam kerongkongan bayi akan menjadi terlalu banyak sehingga menyebabkan gumoh. Selain itu, bayi yang sedang mengalami pertumbuhan gigi juga kerap mengalami gumoh karena rasa gatal pada gusi membuatnya ingin terus menggigit-gigit mainannya, dan ketika hal itu terjadi bayi akan lebih sering menelan ludah sehingga membuatnya gumoh. Sering memasukkan tangan atau mainan terlalu dalam juga dapat memicu gumoh.

 

Meskipun tidak berbahaya, bayi yang gumoh juga biasanya menjadi tanda dari alergi atau gejala dari suatu penyakit. Jika si bayi mengalami gumoh yang berlebihan setelah mengonsumsi ASI, mungkin saja si kecil alergi dengan makanan yang dikonsumsi sebelumnya.

 

Cara Mengatasi Bayi Gumoh

Untuk mencegah bayi dari gumoh, Anda dapat menjaga posisi bayi agar tegak ketika meminum ASI. Dengan begini, air susu tidak mudah untuk naik kembali ke kerongkongan, sehingga dapat meminimalisir gumoh. Jika Anda memberikan susu dalam bentuk botol, jangan lupa untuk memastikan lubang pada dot tidak terlalu besar. Setelah itu, berikanlah ASI kepada bayi dengan frekuensi yang sering namun dalam jumlah yang sedikit. Setelah memberikan ASI, Anda juga sangat disarankan untuk menggendong bayi sambal menepuk-nepuk punggungnya untuk membantunya bersendawa.

 

Nah, itu dia beberapa penyebab dan cara mengatasi gumoh pada bayi yang perlu diketahui oleh Anda. Atau jika Anda menggunakan baby sitter untuk merawat buah hati, pengetahuan mengenai gumoh menjadi hal penting yang harus ditanyakan ketika memilih baby sitter. Meskipun gumoh bukanlah hal yang berbahaya dan wajar, akan lebih baik jika hal ini dicegah dan diatasi dengan baik. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *