Health and Beauty, Parenting

Hindari Kesalahan Ini Saat Mengajarkan Anak Berenang

Berenang merupakan salah satu keahlian yang sebaiknya dimiliki oleh semua orang sejak dini. Sebab, keahlian ini akan sangat bermanfaat untuk menyelamatkan diri pada saat dibutuhkan. Namun, bukan berarti orangtua jadi memaksakan anak untuk berlatih renang setiap hari di wahana air di Jakarta, ya! Sebab hal ini justru bisa membuat anak merasa dipaksa dan malah jadi tidak mau berlatih renang.anak berenang

Saat ini, cukup banyak pelatih renang untuk anak yang mampu mengajarkan anak berenang dengan cara yang menyenangkan. Akan tetapi, jika Anda memilih untuk melatih anak berenang sendiri, ada baiknya jika Anda mengetahui beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan saat mengajarkan anak berenang, seperti yang dikutip dari situs viva:

  • Mengabaikan rutinitas sebelum berenang

Ada beberapa rutinitas yang harus dilakukan sebelum berenang, seperti menggunakan pakaian renang, mengenakan popok renang (untuk yang masih menggunakan), dan juga tabir surya. Selain itu, yang tidak kalah penting yaitu melakukan gerakan pemanasan sederhana terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam kolam. Sayangnya, karena banyak orangtua yang merasa malas dan terbiasa melewatkan beberapa hal sebelum berenang, tanpa sadar mereka tidak mengajarkan hal tersebut pada anak sehingga anakpun akhirnya melewatkannya.

  • Membiarkan anak di kolam sendirian

Latihlah anak agar mereka masuk ke dalam kolam setelah Anda memberikan aba-aba. Hal ini penting, untuk memastikan bahwa anak tidak mungkin masuk ke dalam kolam tanpa adanya pengawasan dari Anda.

  • Salah memilih peralatan keselamatan

Pasti Anda sering melihat anak yang berenang dengan menggunakan pelampung pada bagian lengan. Mungkin, orangtua merasa bahwa pelampung seperti ini sudah aman, padahal sebenarnya hal tersebut salah. Sebab, pelampung ini bisa saja terlepas dari tangan anak sehingga dapat berisiko membuat perlindungan pada anak menghilang.

  • Membiasakan anak menggunakan kacamata renang

Berenang dengan menggunakan kacamata renang sudah menjadi hal yang biasa. Padahal, ada baiknya jika Anda melatih anak untuk membuka mata di air tanpa bantuan alat apapun. Dengan begitu, suatu saat anak tenggelam, anak akan bisa tetap melihat sekelilingnya karena sudah terbiasa melihat di dalam air.

  • Terlalu takut anak tenggelam

Banyak orangtua yang ingin melatih anaknya berenang, tapi justru langsung panik saat melihat anaknya tenggelam atau tanpa sengaja meminum air kolam. Padahal hal tersebut termasuk ke dalam proses dan rasa panik orangtua justru dapat menghambat proses belajar anak. Bersikaplah tenang sambil terus awasi anak.

Semoga dengan menghindari kelima hal di atas, proses belajar berenang anak dapat berjalan dengan lancar ya. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *