investasi
Financial,  Insurance

Investasi dan Asuransi Jiwa Sebaiknya Dipisah

Mungkin sekarang ini istilah asuransi unit link sudah tidak asing lagi. Banyak perusahaan asuransi yang menjual unit link dengan menjual kelebihan berupa proteksi sekaligus investasi. Unit link memang merupakan suatu terobosan yang tepat bagi Anda yang ingin memiliki asuransi Jiwa dan investasi sekaligus. Namun, apakah investasi pada asuransi itu menguntungkan? nyatanya unit link belum tentu menjadi solusi yang tepat karena manfaat proteksi dan investasi-nya terkadang tidak dapat dirasakan secara maksimal.

Bahkan Menurut Aidil Akbar Madjid, RFC MBA, perencana keuangan dan chairman International Association of Registered Financial Consultant (IARFC)-Indonesia yang dikutip dari pesona.co.id, unit link kurang tepat dianggap sebagai produk asuransi. Mengapa demikian?

Under-insured

Pasalnya, uang pertanggungan dari asuransi tersebut seringkali tidak mencukupi dana perlindungan yang dibutuhkan alias under-insured.

Iuran premi asuransi sekaligus investasi ini lumayan besar jika dibandingkan dengan asuransi berjangka. Premi yang dibayarkan pada unit link adalah gabungan antara premi asuransi seumur hidup (whole-life) dengan premi investasi. Sedangkan biaya premi asuransi whole life saja sudah cukup besar, apalagi jika ditambah dengan investasi.

Biaya premi yang besar ini membuat beberapa nasabah keberatan untuk membayarnya, sehingga biasanya mereka memilih unit link berdasarkan kemampuan mereka membayar premi, bukan berapa besar kebutuhan proteksi. Akibatnya, biaya proteksi unit link seringkali tidak mencukupi.

Kurangnya transparasi biaya

Selain itu, hal lain yang perlu dipertimbangkan dalam asuransi unit link adalah transparasi biaya yang tidak begitu baik. Nasabah pun tidak dapat memperoleh informasi detail tentang perkembangan investasi yang dilakukan oleh pihak asuransi. Bahkan, mungkin adanya selisih di antara hasil investasi dari pihak asuransi dengan return yang diterbitkan oleh perusahaan manajer investasi (misalnya saja reksadana). Oleh sebab itu, sebaiknya periksa dulu hasil investasi dengan return reksadana acuan sebelum membeli unit link. (source: pesona.co.id)

Meskipun ada juga keuntungan dibalik investasi unit link tapi beberapa poin di atas tentu perlu dipertimbangkan. Namun, antara asuransi jiwa dan investasi sebaiknya dipisah saja. Sebab, proteksi dan investasi merupakan dua tujuan yang berbeda dan akan lebih maksimal jika dijalankan secara terpisah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *