penyebab stroke
Health and Beauty

Jenis-Jenis Penyakit Stroke dan Penyebabnya

Apakah kamu memiliki orang tua atau kakek-nenek yang pernah atau sedang menderita stroke? Jika iya, maka kamu harus lekas punya asuransi untuk penyakit kritis. Pasalnya, orang dengan anggota keluarga yang pernah mengalami stroke memiliki risiko tinggi untuk mengidap penyakit yang sama (Halodoc). Selain itu, ada baiknya juga kamu tahu tentang jenis-jenis penyakit stroke serta penyebab-penyebabnya. Dengan begitu, kamu bisa melakukan tindakan preventif terhadap dirimu sendiri.

Memang, apa saja jenis-jenis penyakit stroke serta penyebabnya?

Secara garis besar, penyakit stroke disebabkan oleh dua masalah utama: penyempitan dan pecahnya pembuluh darah.

Stroke iskemik

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebut jenis stroke ini sebagai stroke sumbatan. Pasalnya, jenis ini disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah arteri yang membawa darah dan oksigen ke otak. Ketika penyempitan terjadi, aliran darah ke otak berkurang banyak dan berakhir pada kondisi stroke.

Jenis stroke ini bisa dikelompokkan lagi ke dalam dua subjenis, yakni stroke trombotik dan stroke embolik. Stroke trombotik ialah jenis penyakit stroke yang dipicu oleh bekuan darah atau plak yang terbentuk di dalam pembuluh darah arteri yang mensuplai darah ke otak. Sementara stroke embolik adalah jenis penyakit stroke yang dipicu oleh bekuan darah atau plak yang terbentuk di dalam jantung atau pembuluh arteri besar dan terangkut menuju otak.

Stroke hemoragik

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebut jenis stroke ini sebagai stroke berdarah. Sebab, stroke hemoragik diakibatkan oleh pecahnya pembuluh darah. Laman Halodoc mengungkapkan pemicu awal pecahnya pembuluh darah ini bisa karena hipertensi yang tak terkendali, melemahnya dinding pembuluh darah, sampai pengobatan pengenceran darah.

Stroke hemoragik juga bisa dikategorikan lagi ke dalam dua subjenis, yaitu pendarahan intraserebral dan subarachnoid. Pendarahan intraserebral ialah kondisi pecahnya pembuluh darah hingga darah masuk ke dalam jaringan yang mematikan sel-sel otak. Efek lanjutannya adalah berhentinya kinerja otak. Pemicu utama pendarahan ini adalah hipertensi. Sementara itu, pendarahan subarachnoid adalah kondisi pecahnya pembuluh darah yang berdekatan dengan permukaan otak. Efek lanjutannya adalah darah bocor di antara otak dan tulang tengkorak. Pemicu utama pendarahan ini adalah aneurisma.

Itu dia dua jenis utama penyakit stroke dan penyebab-penyebabnya. Selain kedua kategori di atas, penyakit stroke juga punya jenis lain yang frekuensi terjadinya cenderung pendek dan sementara. Keduanya adalah:

  • Stroke ringan. Menurut laman SehatQ, stroke ringan serupa dengan stroke iskemik. Sebab, jenis stroke ini disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah, meski hanya terjadi selama kurang dari lima menit. Untuk itu, stroke ringan sering diibaratkan sebagai awalan dua jenis stroke di atas.
  • Stroke batang otak. Stroke batang otak dapat disebabkan oleh penyumbatan ataupun pendarahan pembuluh darah. Sedikit kasus stroke ini juga bisa terjadi akibat pergerakan kepala dan leher yang dilakukan secara tiba-tiba. Untuk itu, klasifikasi stroke ini berbeda dengan dua jenis stroke di atas.

Demikian ulasan lengkap tentang jenis penyakit stroke dan penyebab-penyebab utamanya. Semoga informasi dalam artikel ini berguna buat kamu, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *