Industry

Macam-macam Proses Lubrikasi pada Mesin Berat

Lubrikasi atau pelumasan adalah sebuah proses atau tenik untuk mengurangi gesekan serta keausan atas salah satu atau kedua permukaan yang saling bersentuhan dan bergerak terhadap satu sama lain dengan menggunakan system lubrication Indonesia yang baik dan sesuai dengan kebutuhan mesin yang Anda miliki. Meskipun terdengar simple, prinsip kerja lubrikasi ini dapat diklasifikasikan menjadi beberapa proses, yaitu:

  1. Full Film Lubrication

Proses lubrikasi ini mengondisikan adanya sebuah lapisan film di antara kedua permukaan komponen yang bertemu. Lapisan film ini menahan gaya maupun beban yang didistribusikan melalui kontak kedua permukaan komponen yang bertemu. Sistem lubrikasi ini pun masih diklasifikasikan menjadi beberapa tipe lagi.

  • Lubrikasi Hidsrostatis

Lubrikasi hidorstatis ini menggunakan tekanan kerja luar untuk membentuk lapisan film agar selalu terjaga bentuknya di tengah-tengah kedua permukaan yang bertemu atau bergesekkan. Lubrikasi dengan tipe ini biasanya menggunakan pompa oli untuk menjaga tekanan oli.

  • Lubrikasi Hidrodinamik

Lubrikasi dengan tipe ini secara umum menggunakan komponen mesin internal untuk menciptakan lapisan film di permukaan kedua komponen yang bertemu atau bergesekkan. Pada sistem ini, lapisan film hanya akan terbentuk jika mesin dalam kondisi beroperasi dan pada keadaan diam, lapisan film akan rusak dan hilang.

  • Elastohydrodynamic Lubrication

Lubrikasi dengan tipe ini sangat cocok untuk kondisi dimana kedua bidang kontak bekerja dengan putaran tinggi dan beban yang besar. Beban tersebut akan menyebabkan tegangan tarik tinggi pada lapisan film. Salah satu solusi lain untuk kondisi seperti itu juga adalah dengan menggunakan pelumas khusus yang bersifat lentur untuk selalu menjaga lapisan film.

  1. Boundary Film Lubrication

Proses ini terjadi pada saat lapisan film lubrikasi memiliki ketebalan yang sama dengan tingkat kekasaran permukaan bidang kontak komponen. Kondisi seperti ini biasanya dapat menimbulkan gesekan kerugian energi serta kerusakan material. Meskipun demikian, sebagian mesin didapati boundary film pada saat mereka beroperasi apalagi pada proses start up dan shut down.

  1. Mixed Film Lubrication

Lubrikasi campuran ini merupakan pertengahan antara lubrkiasi hidrodinamik dengan boundary. Lubrikasi ini terjadi saat ketebalan film fluida lubrikasi sedikit lebih besar daripada kekasaran permukaan bidang kontak, sehingga masih ada sedikit permukaan komponen yang saling bergesekan secara langsung.

Demikianlah macam-macam proses lubrikasi pada mesin industri. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *