Health and Beauty

Mengenal Dua Jenis Amnesia Berdasarkan Gejala

amnesia
Source: npr.org

Amnesia atau hilang ingatan adalah kondisi dimana seseorang mengalami masalah dengan ingatannya. Hal ini, membuat penderitanya tidak bisa mengingat pengalaman, informasi, atau kejadian yang perna dialaminya. Seseorang bisa saja mengalami amnesia secara mendadak, sehingga harus segera memanfaatkan asuransi kesehatan yang bagus untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis agar diketahui penyebabnya. Namun, amnesia juga bisa terjadi secara perlahan.

Banyak orang yang sudah mengetahui tentang penyakit ini. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata amnesia memiliki banyak jenis? Jika dilihat dari gejalanya saja, kita bisa membaginya ke dalam dua jenis, yaitu:

  1. Amnesia Anterograde

Menurut situs alodokter, penderita amnesia anterograde akan mengalami kesulitan untuk membentuk sebuah memori baru. Amnesia ini bisa terjadi secara permanen, ataupun temporary. Penyebab paling sering yang menyebabkan seseorang mengalami amnesia ini adalah kecelakaan. Ketika mengalaminya, penderita hanya akan mengingat kejadian yang terjadi pada waktu sebelum kecelakaan dan selanjutnya memiliki masalah untuk membentuk memori baru pasca kecelakaan. Artinya, sang penderita bisa saja akan melakukan hal yang sama berulang kali setiap harinya karena lupa bahwa hal tersebut sudah dilakukan kemarin.

Kemampuan mengingat penderita amnesia anterograde ini beragam, bergantung pada tingkat keparahannya. Bisa saja, penderitanya sudah lupa dengan apa yang baru dilakukannya satu jam yang lalu. Atau bahkan, beberapa menit yang lalu. Menurut kajian neurologi, kondisi ini bisa terjadi karena adanya luka akibat benturan keras, salah satunya pada daerah medial temporal lobe (MTL) atau diencephalon.

  1. Amnesia Retrograde

Masih menurut situs alodokter, amnesia retrograde adalah kondisi di mana penderitanya tidak dapat mengingat informasi atau kejadian di masa lalu. Menurut situs healthline, penyebabnya adalah cedera otak yang disebabkan oleh beberapa penyakit, seperti stroke, kejang, atau penyakit otak degeneratif. Kondisi penderita amnesia ini beragam, tergantung tingkat keparahannya. Sementara, untuk lamanya seseorang mengalami amnesia ini bisa bergantung pada penyebabnya. Seseorang bisa mengalami amnesia ini secara temporary, permanen, atau progresif, yaitu semakin memburuk dari waktu ke waktu. Namun, penderita amnesia ini pada umumnya akan tetap menguasai skill yang telah mereka miliki sebelumnya, seperti mengendarai mobil, bermain alat musik, dan sebagainya.

Banyak orang yang percaya bahwa seseorang mengalami amnesia akibat mengalami benturan pada kepalanya. Dan amnesia akan sembuh jika kepalanya mengalami benturan kembali. Hal ini tidak sepenuhnya salah, tetapi juga tidak sepenuhnya benar, tergantung pada kondisi penderita. Memang ada beberapa amnesia yang sembuh ketika penderitanya mengalami benturan kedua kalinya, tetapi hal ini tentunya akan berisiko jika dijadikan sebagai cara pengobatan. Sebab, bisa saja jika benturan yang kedua justru membuat masalah ini semakin parah, atau bahkan menyebabkan cedera otak yang baru. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *