minyak rem
Automotive

Minyak Rem Berbeda, Bolehkah Dicampur?

Selain oli mesin mobil terbaik yang memiliki banyak jenis, minyak pelumas rem atau minyak rem juga ternyata memiliki banyak jenis. Tidak nya itu saja, minyak pelumas ini juga memiliki banyak pilihan warna. Ada yang bening, pink, dan sebagainya. Pertanyaannya, bolehkah jika minyak pelumas dengan warna yang berbeda tersebut dicampurkan? Misalnya ketika kamu sedang pergi kesuatu tempat dan minyak rem berada pada level di bawah batas minimum, tetapi minyak rem yang ada di bengkel berbeda dengan yang ada di mobilmu. Haruskan kamu mengganti minyak secara keseluruhan ataukah tinggal mencampurnya saja?

Menurut situs liputan6.com, perbedaan warna pada minyak rem ternyata tidaklah berpengaruh apa-apa. Warna tersebut hanyalah berbeda karena brand yang memproduksinya berbeda. Jadi tidak masalah jika kamu ingin mencampurkan warna minyak rem pink dengan bening.

Meskipun begitu, bukan berarti semua minyak rem bisa kamu campurkan sesuka hati begitu saja. Sebab seperti yang telah disebutkan, minyak rem juga memiliki beberapa jenis. Namun yang membedakan bukanlah warna cairannya, tetapi DOTnya. Nah, untuk kamu yang belum tahu apa itu DOT, ini penjelasan singkatnya.

DOT adalah singkatan dari Department of Transportation. Jangan membayangkan bahwa DOT ini adalah sebuah departemen ya, karena nilai DOT ini menunjukkan titik didih minimal dari minyak pelumas tersebut. Saat ini ada empat DOT, yaitu:

  • DOT 3. DOT ini menunjukkan titik didih minimalnya berada pada suhu 205 derajat celcius. Minyak pelumas dengan DOT ini biasanya digunakan pada motor dengan kecepatan standar seperti motor yang biasa digunakan sehari-hari.
  • DOT 4. Titik didih minimal pada DOT ini lebih besar, yaitu 230 derajat celcius. Minyak rem dengan DOT 4 cocok digunakan untuk motor yang sering digunakan dalam kecepatan yang tinggi atau sering dipakai mengebut.
  • DOT 5. Minimal titik didih pada DOT ini yaitu 260 derajat celcius. Ini merupakan satu-satunya minyak rem yang menggunakan bahan dasar silicon.
  • DOT 5.1. Minimal titik didih pada minyak rem ini sedikit lebih tinggi, yaitu 270 derajat celcius.

Bagi Anda yang motornya sudah terbiasa menggunakan DOT 3 dan ingin beralih menggunakan minyak rem dengan DOT 4, masih memungkinkan. Sebab bahan dasar minyak rem DOT 3 dan DOT 4 sama, yaitu glycol esther. Namun tidak disarankan untuk menggantinya dengan minyak rem DOT 5 karena memiliki bahan dasar yang berbeda. Jika ingin Anda bisa menggantinya langsung dengan minyak rem DOT 5.1 karena menggunakan glycol esther juga sebagai bahan dasarnya. Selain itu, ada baiknya jika Anda tidak mengganti minyak pelumas dengan DOT yang lebih rendah karena memiliki titik didih lebih rendah sehingga dikhawatirkan membuat sistem pengereman kurang pakem. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *