overwater bungalow moorea
Travelling

Overwater Bungalow, Pernah Dengar Istilah Ini?

Popularitas daerah pesisir dengan bibir pantai pasir putih yang landai ataupun lautan dalam yang punya aneka hayati terus meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu buktinya ialah menjamurnya tempat penginapan seperti overwater bungalow di sekitaran wilayah maritim tersebut. Tapi, bagaimana sebetulnya asal-mula rumah peristirahatan ini? Cari tahu jawabannya, yuk!

Apa itu overwater bungalow?

Overwater bungalow merupakan penginapan yang dibangun di atas air. Tempat beristirahat ini memiliki satuan unit dengan bentuk seperti rumah dan disanggah oleh pilar-pilar di bawah tiap unitnya. Setiap unit bungalo di atas air memiliki fasilitas lengkap layaknya sebuah hunian; misal kamar tidur, kamar mandi, dapur mini, juga beranda.

Penginapan semacam ini banyak didirikan di pulau atau kepulauan yang tidak memiliki daratan di sekitarnya dan lazim dijadikan spot bulan madu. Untuk itulah, penginapan seperti ini termasuk sebagai tipe inapan yang mewah.

Asal mula kemunculan overwater bungalow

Mengutip laman Explore France, overwater bungalow pertama di dunia dibangun di Moorea dan Raiatea, dua pulau bagian dari Kepulauan Society di Polinesia Prancis oleh trio dari California, Amerika Serikat: Hugh Kelly, Muk McCallum, dan Jay Carlisle.

Ketiga orang tersebut datang ke Polinesia Prancis pada tahun 1963—dan langsung jatuh cinta pada keindahan pulau-pulau di Samudra Pasifik itu. Mereka kemudian bersepakat untuk membangun dua penginapan bernama Bali Hai di dua pulau tersebut. Karena Pulau Moorea dan Raiatea tidak punya daratan, mereka pun membangun penginapan tersebut di atas air. Akhirnya, jadilah overwater bungalow.

Overwater bungalow buatan ketiga orang tersebut dibangun dengan desain menyerupai rumah-rumah penduduk lokal di Polinesia Prancis, yang atapnya terbuat dari daun pandan serta pilarnya terbuat dari batang pohon kelapa. Bungalo atas air di negara ini umumnya punya lantai kaca. Alhasil, tiap tamu bisa menyaksikan langsung pemandangan bawah unit bungalonya dari dalam unit sewaannya.

Saat ini, ada 884 unit overwater bungalow di Polinesia Prancis. Keseluruhan unit bungalo di atas air tersebut dimiliki oleh 22 hotel di tujuh pulau, yang hampir seluruhnya berkumpul di Pulau Society. Lucunya, dua overwater bungalow pertama di Moorea dan Raiatea sudah tidak ada lagi.

Kemunculan overwater bungalow bukan hanya ada di Polinesia Prancis saja. Lokasi kepulauan yang umum dipakai untuk berbulan madu seperti Karibia dan Maladewa juga punya penginapan seperti ini. Di Indonesia pun, bungalo di atas air sudah cukup banyak jumlahnya. Sebut saja yang ada di Lampung, Batam, Kalimantan Timur, Maluku, Gorontalo, Raja Ampat, bahkan Pulau Seribu.

Tertarik buat bermalam di penginapan ini? Siapkan kocek yang dalam, ya! (AP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *