small cat
Tips

Pahami Bahasa Kucing, yuk!

Kucing merupakan salah satu hewan piaraan favorit manusia. Rupanya yang menggemaskan serta sifatnya yang manja dan senang bercanda menjadi daya tarik utamanya. Tapi, tahukah kamu soal bahasa kucing?

Menurut Amy Shojai, CABC dalam situs The Spruce Pets, cara bercakap kucing adalah kombinasi antara bahasa tubuh, vokalisasi, dan isyarat bau atau aroma yang kompleks. Oleh sebab itu, yuk pelajari bahasa kucing agar tahu apa yang sedang ia mau atau maksudkan!

Meows, purrs, dan lainnya

Suara umum yang dihasilkan kucing adalah ‘meow’ dan suara dengkur yang biasanya dikenal dengan istilah purring. Rupanya, suara-suara ini merupakan cara kucing mengekspresikan emosinya. Ya, mengeong, mendengkur, mendesis, dan menggeram memiliki makna sendiri-sendiri. Kucing piaraan umumnya suka mengeong pada manusia, sedangkan aktivitas mengeong hanya dilakukan oleh induk dan anak kucing. Oleh sebab itu, beberapa ilmuwan berpikir ketika kucing mengeong pada manusia, kucing tersebut mungkin merasa sedang berkomunikasi dengan induknya.

Pergerakan daun telinga

Bahasa kucing yang lain adalah lewat daun telinga. Menurut sejumlah ilmuwan, aktivitas ini juga berarti bahwa kucing sedang mengekspresikan emosi dan keinginan mereka akan suatu hal. Daun telinga yang menghadap ke depan mengekspresikan minat, sedangkan daun telinga yang bergerak ke samping menandakan gairah atau tekanan yang sedang ia rasakan. Sementara itu, daun telinga yang menghadap ke belakang menandakan kucing merasa terancam atau tidak suka dengan hal yang kamu lakukan padanya.

Pergerakan mata

Selain daun telinga, organ tubuh yang menjadi tanda bahasa kucing adalah mata. Kucing berkomunikasi dengan kelopak mata dan juga pupil mata. Ketika pupil matanya melebar tiba-tiba, berarti kucing mendadak merasa takut, tertarik, atau emosi kuat lainnya. Saat kelopak matanya melebar, artinya ia merasa percaya diri dan ketika kelopak matanya menyipit, ia merasa ketakutan. Beberapa orang berpendapat kalau mengedipkan mata adalah tanda kucing menyatakan rasa sayangnya pada tuannya.

Pergerakan ekor

Ekor juga merupakan salah satu organ tubuh yang dipakai kucing untuk berkomunikasi. Dengan ekor, kucing bisa menyampaikan tanda tertarik, kasih sayang, gairah, takut, dan banyak lagi. Saat ekor kucing tegak berdiri, tandanya ia ingin didekati. Sedangkan ekor yang memukul-mukul tandanya kucing meminta kamu untuk menjauhinya. Ekor kucing yang bergerak ke kiri dan ke kanan berarti kucing sedang ingin bermain-main, atau malah frustasi.

Itulah dia beberapa bahasa kucing yang perlu kamu ketahui. Semoga, setelah ini tidak ada kesalahpahaman lagi antara kamu dan kucingmu, ya! (AP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *