News

Waspada Info Palsu Seputar COVID-19

COVID-19 menjadi topik hangat yang dibicarakan oleh hampir semua orang di seluruh dunia. Wajar saja, mengingat sudah puluhan ribu atau bahkan lebih masyarakat di dunia mengalami sakit akibat virus ini. Bahkan, meskipun tingkat kematiannya terbilang rendah dibandingkan dengan jumlah penderita yang sembuh, virus ini tetap saja berbahaya. Sebab seseorang yang sudah dinyatakan positif harus segera diisolasi di rumah sakit atau lokasi yang telah ditentukan dan tidak bisa dirawat di rumah meskipun menggunakan jasa perawat orang sakit di rumah.

Alasannya ialah jika dibandingkan dengan virus lain yang pernah ada, COVID-19 memiliki kemampuan penularan yang luar biasa hebat. Itulah sebabnya, ini menjadi masalah yang cukup sulit dihadapi oleh pemerintah di hampir semua negara, termasuk Indonesia.

Namun, di tengah kepanikan dan ketakutan masyarakat akan keberadaan virus ini, ada saja oknum tidak bertanggung jawab yang hobi menyebarkan informasi bohong seputar virus ini. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

  • Virus ini tidak akan menyerang orang tertentu. Kenyataannya, tidak ada seorang pun yang bisa benar-benar lepas dari ancaman COVID-19. Tidak peduli apakah orang Asia, Eropa, dan sebagainya. Atau orang dengan usia tertentu dan profesi tertentu.
  • Panas, aroma terapi, dan minyak esensial dapat mencegah penularan COVID-19. Kenyataannya adalah belum ada hal yang benar-benar bisa mencegah penularan COVID-19 kecuali Anda tidak melakukan kontak langsung dengan orang yang sudah terpapar virus ini.
  • Social distancing artinya tidak boleh bersosialisasi sama sekali. Banyak orang yang menolak melakukan social distancing karena merasa tidak berguna dan justru memutus sosialisasi. Padahal maksud dari social distancing adalah menghindari hubungan sosial secara fisik. Itulah sebabnya, istilah social distancing saat ini diubah menjadi physical distancing.
  • Mengonsumsi obat tertentu dapat mencegah COVID-19. Kenyataannya, belum ada obat yang secara langsung dapat menyembuhkan atau mencegah COVID-19 karena sampai saat ini para peneliti masih berjuang keras menemukan obatnya. Namum, adanya berita palsu ini menyebabkan keberadaan beberapa jenis obat tertentu menjadi langka sehingga pasien yang membutuhkan mengalami kesulitan menemukannya.
  • Banyak minum air putih dapat membunuh virus COVID-19. Ini merupakan informasi yang beredar sejak lama dan masih ada saja orang yang percaya. Padahal, saran untuk banyak minum air putih adalah untuk menjaga stamina tubuh dan bukan membunuh virus COVID-19. Sebab, salah satu cara untuk menyembuhkan pasien positif COVID-19 adalah dengan meningkatkan imunitasnya. Dan memastikan tubuh tidak mengalami dehidrasi dengan mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup merupakan salah satu caranya.

Selain dari berbagai informasi di atas, masih banyak lagi informasi bohong mengenai COVID-19. Biasanya informasi ini disebarkan melalui media sosial atau pesan singkat. Ada baiknya jika Anda lebih waspaada saat menemukan informasi seputar COVID-19 dan mencari tahu lebih dalam sebelum mempercayainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *