Bermain Gadget Sambil Mengemudi
Insurance,  Lifestyle,  News

Waspada Mengemudi! Bisa-Bisa Anda Tidak Dapat Manfaat Asuransi Karena Hal Ini

Anda sudah melengkapi kendaraan dengan fitur keselamatan, berkendara dengan aman, dan juga menggunakan asuransi kendaraan maupun asuransi kecelakaan lalu lintas untuk melindungi perjalanan Anda agar terasa aman dan nyaman. Namun ternyata, pada saat waktu yang dibutuhkan, bisa saja tidak dapat diklaim karena berbagai hal yang tidak sesuai dengan polis dan juga melanggar hukum yang ada di Indonesia, keduanya saling terikat, salah satunya adalah melanggar saat mengemudi karena hal tersebut dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Mengenai kecelakaan lalu lintas, menurut Pasal 1 angka 24 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULLAJ), mendefinisikan “Kecelakaan Lalu Lintas adalah suatu peristiwa di jalan yang tidak diduga dan tidak disengaja melibatkan Kendaraan dengan atau tanpa Pengguna Jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan/atau kerugian harta benda

Dari kutipan UU di atas, perlu Anda ketahui, inilah kebiasaan buruk pengemudi (unsur kesengajaan) sehingga dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas :

  1. Mengemudi sambil bermain gadgetBermain Gadget Sambil Mengemudi

Kebiasaan memegang gadget yang tidak ada hentinya terus membawa seseorang untuk memakai gadget dimanapun dan kapanpun, seperti menelpon, membalas pesan sehingga perhatiannya tidak fokus pada perjalanan. Hal tersebut dapat menyebabkan kecelakaan dan melanggar hukum karena merupakan sesuatu yang disengaja saat mengemudi.

  1. Menerobos lampu merah atau menerobos pintu perlintasan keretamenerobos lampu merah

Kebiasaan orang-orang saat di perjalanan adalah tidak sabar. Apapun diterobos termasuk tanda untuk berhenti. Selain itu, banyak yang meremehkan pintu perlintasan kereta sehingga menerobos, lalu tiba-tiba kereta menghantam pengendara yang menerobos karena kecepatannya yang sangat tinggi. Hal tersebut bukan hanya dapat mencelakakan diri, namun juga berakibat pada orang lain atau kendaraan lain juga. Kelalaian tersebut merupakan hal yang disengaja sehingga tidak akan bisa diklaim.

  1. Mengemudi sambil makanMakan Sambil Mengemudi

Saat mengemudi mobil, seringnya melakukan aktivitas lain selain bermain gadget, yaitu makan. Hal tersebut biasanya disengaja karena dikejar oleh aktivitas yang padat, shingga pada saat diperjalanan, pengemudi sambil makan untuk menghemat waktu. Hati-hati dengan hal tersebut, bisa menyebabkan konsentrasi Anda terpecah belah.

  1. Pengemudi mabukPengemudi Mabuk

Mengemudi dibawah pengaruh alkohol/obat-obatan terlarang yang sudah tidak wajar, dapat menyebabkan hilangnya kesadaran. Maraknya kasus kecelakaan karena pengemudi mabuk, sudah banyak menewaskan banyak orang yang menjadi pejalan kaki ataupun kendaraan lain di dekatnya.

  1. Memaksakaan muatan dalam kendaraanMuatan Kendaraan

Kapasitas kendaraan sering kali menjadi hal yang dipaksakan bahkan disepelekan. Seperti halnya dengan mobil berkapastias 6 orang, bisa saja dipaksakan menjadi 10 orang, namun berisiko tinggi saat di perjalanan. Beberapa waktu lalu, terjadi kecelakaan akibat dari hal tersebut. Sehingga perlunya sikap untuk tidak memaksakan muatan kendaraan sehingga tidak membahayakan orang lain.

  1. Pengemudi di bawah umurPengemudi Dibawah Umur

Undang-Undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menjelaskan, anak di bawah 17 tahun dilarang mengemudikan kendaraan. Mereka yang boleh mengemudi, harus memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Hal itu pun di atur dalam Pasal 281. Jelas dalam UU diatas, pengendara di bawah umur dilarang, bukan hanya melanggar hukum, namun akan berakibat pada asuransi kendaraan ataupun asuransi kecelakaan yang digunakan. Perusahaan asuransi jelas akan menolak klaim apabila terbukti pengendara dibawah 17 tahun.

Kebiasaan buruk tersebut dapat mengakibatkan ancaman bagi keselamatan Anda saat berkendara. Untuk itu, antisipasi diri sangat penting dan diperlukan, karena manfaatnya akan terasa ketika Anda membutuhkan. Selalu berkendara dengan aman dan hati-hati ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *