klaim asuransi
Financial,  Insurance

Waspadai Fraud Pada Asuransi

Cukup banyak orang yang menolak asuransi dengan alasan proses klaim yang sulit saat dibutuhkan. Misalnya saja pada jenis asuransi kesehatan dengan sistem reimbursement. Pada saat pengajuan klaim, Anda diminta untuk mengumpulkan dan mengisi berbagai dokumen yang dibutuhkan. Namun setelah semuanya sudah beres, proses klaim tiba-tiba saja ditolak.

Yap, penolakan klaim asuransi ini memang sering membuat para pemegang polis kecewa, bahkan berpikir bahwa perusahaan asuransi melakukan penipuan dengan mempersulit proses klaim. Namun, benarkah begitu?

Sebenarnya masalah kesulitan klaim tidak bisa dilihat dari satu sisi atau selalu kesalahan dari pihak perusahaan asuransi. Sebab ternyata, cukup banyak penolakan klaim yang terjadi disebabkan masalah fraud. Fraud sendiri bisa diartikan praktik curang yang merugikan pihak lain demi meraih keuntungan pribadi.

Dalam dunia asuransi, fraud bisa dilakukan oleh tiga pihak, yaitu:

  • Pemegang polis

Sebelum menjadi nasabah atau pemegang polis, Anda akan diminta untuk mengisi berbagai macam formulir. Hingga saat ini,cukup banyak calon pemegang polis yang masih mengabaikan pengisian polis ini sehingga ada data yang diisi tidak sesuai dengan data yang sebenarnya. Banyak yang masih mengannggap bahwa hal ini bukan masalah besar. Padahal, hal tersebut masuk ke dalam kategori pemalsuan data dan bisa mempengaruhi pengajuan klaim nanti. Bahkan, bisa saja polis Anda akan dibatalkan oleh perusahaan asuransi karena dianggap melakukan fraud meskipun hal tersebut Anda lakukan tanpa disengaja.

  • Instansi kesehatan (rumah sakit, klinik, optik)

Selain instansi kesehatan yang sudah menjalin kerjasama dengan perusahaan asuransi, Anda juga bisa mengajukan klaim dengan sistem reimburse jika berobat ke tempat yang belum menjalin kerja sama. Namun berhati-hatilah, karena ternyata ada beberapa tempat yang sudah termasuk daftar blacklist oleh perusahaan asuransi karena terkenal sering melakukan fraud. Fraud yang dilakukan salah satunya dengan memberikan tarif lebih tinggi dari nominal yang sebenarnya karena Anda menggunakan asuransi.

  • Perusahaan asuransi

Nah, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, fraud pada perusahaan asuransi adalah salah satu faktor banyak yang ragu menggunakan produk keuangan ini. Namun sebenarnya, semua hal yang dilakukan oleh perusahaan asuransi pasti tercantum dalam polis. Baik hal yang ditanggung, tata cara klaim, nilai pertanggungan, pengecualian, dan banyak hal lainnya. Memahami keseluruhan isi polis, terutama bagian penting, akan membantu Anda terhindar dari fraud.  Akan tetapi, jangan sampai Anda telah mencurigai pihak asuransi tapi ternyata justru Anda yang telah melanggar peraturan dalam polis, seperti telat bayar premi asuransi, misalnya. Lagipula, perusahaan asuransi pada umumnya tidak akan melakukan fraud karena polis memiliki kekuatan hukum, jika mereka melanggarnya maka mereka harus siap berhadapan dengan hukum.

Siapapun yang melakukan fraud tetap saja dapat memberikan kerugian pada pihak lain. Agar Anda tidak menjadi korban, ada baiknya jika Anda mengisi dan memastikan keseluruhan informasi yang diberikan pada perusahaan asuransi sudah benar, mencari informasi daftar instasi kesehatan yang diblacklist, dan juga benar-benar memahami polis sebelum membeli polis asuransi kesehatan. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *