Furniture,  Tips

Yang Harus Diperhatikan Saat Mendesain Ruang Keluarga Lesehan Minimalis

Ruang keluarga tak melulu harus dilengkapi dengan sofa besar dan meja persegi dari kayu. Sekarang ini, untuk menyiasati keterbatasan ruang terutama pada unit apartemen di Jakarta Selatan, banyak kok pemilik hunian yang memilih membuat ruang keluarga minimalis berbentuk lesehan. Dengan penempatan di sudut ruang, pemilik hunian bisa menghamparkan karpet tebal di atasnya sebagai penanda sebuah ruang keluarga.

Jika bicara soal fungsi, ruang keluarga merupakan area di mana para anggota keluarga berkumpul bersama dan berinteraksi satu sama lain. Dengan demikian, tidak masalah jika area komunal yang disediakan tidaklah memiliki sofa atau meja. Anda bisa menggunakan karpet tebal, dengan tambahan bean bag atau bahkan bantal-bantal empuk agar aktivitas bersantai menjadi menyenangkan juga bisa dilakukan. Yang penting, semua anggota keluarga bisa kerasan saat menghabiskan waktu di sana.

Nah, jika Anda ingin membuat ruang keluarga dengan bentuk lesehan seperti ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Di antaranya:

  1. Luas area ruang keluarga. Jika Anda belum memiliki ruang keluarga di apartemen, mulailah untuk menentukan di mana Anda akan menciptakan ruang keluarga. Jika sudah, jangan lupa untuk mengukur luas area ruang keluarga. Hal ini dimaksudkan untuk menentukan ukuran alas karpet yang akan digunakan untuk lesehan.
  2. Posisi ruang keluarga. Masih berkaitan dengan poin di atas, di mana Anda akan menciptakan ruang keluarga? Di dalam ruangan, di sudut ruangan, atau justru hendak menciptakan ruang keluarga di balkon apartemen? Penentuan posisi ruang keluarga ini akan berkaitan dengan pemilihan alas lesehan. Sebab karpet untuk dalam dan luar ruangan tentu berbeda dari segi material dan modelnya, bukan?
  3. Pemilihan alas lesehan. Baiknya, pemilihan alas lesehan disesuaikan dengan konsep ruang secara keseluruhan dan juga penempatan ruangannya. Jika apartemen Anda mengangkat konsep modern minimalis, disarankan untuk memilih karpet berwarna netral tanpa tambahan ornamen apa pun. Tambahkan pula bantal dan bean bag sebagai pemanis, agar ruang keluarga terlihat semakin menarik.
  4. Penempatan furnitur. Terakhir, meskipun Anda memilih konsep lesehan minimalis, bukan berarti Anda tidak bisa menambahkan furnitur. Anda pun bisa menambahkan furnitur seperti meja kecil atau rak untuk TV. Perhatikan posisi penempatan furniturnya, jangan sampai akan membuat ruangan terasa lebih sempit dari seharusnya.

Itu dia beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan saat membuat ruang keluarga minimalis dengan konsep lesehan. Semoga membantu dan selamat mencoba, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *